Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo, teman-teman! Kali ini kita akan membahas cara mendapatkan penghasilan dari internet, terutama lewat program Shopee Affiliate, yang bisa dilakukan hanya dengan HP dan kamera HP kalian sendiri.
Buat kamu yang baru ingin memulai, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Yuk, kita bahas langkah-langkahnya satu per satu!
1. Cara Daftar Shopee Affiliate
Pertama, buka aplikasi Shopee dan masuk ke menu “Saya” di pojok kanan bawah. Kemudian, scroll ke bawah hingga menemukan menu “Shopee Affiliate Program”, lalu klik menu tersebut.
Selanjutnya, ikuti langkah-langkah pendaftarannya:
- Pilih tipe akun “Individu” (disarankan untuk pemula).
- Pilih platform promosi, misalnya Instagram, TikTok, atau YouTube.
- Pastikan akun media sosial kalian aktif dan bukan akun palsu.
Tidak masalah jika follower sedikit. Yang penting, akun terlihat asli dan aktif, pernah posting foto, video, atau aktivitas sehari-hari.
Hindari akun yang terlihat seperti bot atau spam.
Kemudian, masukkan alamat email aktif, kirim kode verifikasi, dan isikan datanya dengan benar. Ada kolom opsional untuk kode tim affiliate leader, tapi kalau tidak punya, bisa dikosongkan. Setelah selesai, klik Kirim.
2. Verifikasi Akun dan Pembayaran
Setelah mengirim pendaftaran, tunggu email konfirmasi dari Shopee. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa hari. Setelah diterima, lanjutkan ke tahap verifikasi pembayaran, di mana kamu perlu menyiapkan: Foto KTP, NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Kalau belum punya NPWP, jangan khawatir. Sekarang kamu bisa membuatnya secara online, gratis dan cepat. Pastikan semua data seperti nama, alamat, dan NIK sesuai dengan KTP.
3. Cara Kerja Shopee Affiliate
Setelah akun aktif, kamu bisa mulai membuat video review produk. Caranya mudah:
- Buat video singkat mereview barang.
- Sematkan produk Shopee di keranjang kuning (kiri bawah) video.
- Jika seseorang membeli produk lewat video kamu, kamu akan mendapat komisi.
Meskipun view videomu belum besar, penghasilan tetap bisa datang dari video-video lama yang terus ditonton.
4. Strategi Awal untuk Pemula
Masalah umum bagi pemula adalah tidak punya banyak produk untuk direview. Padahal sebenarnya, barang-barang di rumah kamu bisa jadi konten awal. Contohnya: Mouse, colokan listrik, lampu meja, baju, atau skincare. Semua itu bisa kamu cari di Shopee, lalu buat review-nya sendiri.
Tujuannya adalah melatih kemampuan membuat konten, bukan langsung mencari komisi besar. Kalau video kamu sudah bagus dan menarik, nanti akan banyak toko yang mau ngasih sampel gratis untuk kamu review.
Namun, ingat: Pedagang juga butuh hasil. Kalau video kamu jelek atau tidak jadi dibuat, tentu mereka akan ragu memberi sampel. Jadi, gunakan dulu barang sendiri sambil terus belajar bikin video yang menarik dan meyakinkan.
5. Konsistensi adalah Kunci
Satu hal penting yang sering dilupakan: konsistensi. Upload video secara rutin, meskipun views sedikit atau tidak ada penjualan. Jangan berhenti hanya karena hasil belum terlihat.
Pengalaman saya pribadi, butuh waktu 5 bulan sampai penghasilan stabil di sekitar Rp200.000 per hari. Awalnya memang berat, tapi dengan disiplin dan semangat, hasilnya akan datang.
Ingat, “Content is the king.” Konten adalah raja. Semakin banyak dan semakin bagus kontenmu, semakin besar peluang suksesmu.
6. Mindset dan Mental Pemenang
Di dunia affiliate, banyak yang mulai tapi sedikit yang bertahan. Dari 1000 orang yang daftar, mungkin hanya 100 yang terus berjuang, dan hanya segelintir yang akhirnya sukses.
Jadi, jangan cepat menyerah. Rezeki bisa jadi sudah di depan mata — tinggal kita pantaskan diri untuk menerimanya. Belajar terus tentang: Riset produk, Penggunaan hashtag, Strategi traffic, dan personal branding.
Selama kamu terus belajar dan praktik tanpa terlalu berharap hasil instan, kamu akan berkembang.
Tidak ada yang instan di dunia konten dan affiliate. Tapi kalau kamu konsisten, rajin, dan terus memperbaiki diri, hasilnya pasti akan datang. Mulailah dari sekarang. Gunakan HP-mu, gunakan barang-barang yang kamu punya, dan buat konten pertamamu hari ini juga. “Siapa yang bertahan, dialah pemenangnya.”
*Artikel ini bersumber dari: Hendra Setyo - youtu.be, yang diuploud tanggal 31 Oktober 2025 dan penyusun akses pada tanggal 9 November 2025.
